Kamis, 10 Mei 2012

Hometheatre Tempat Telur

Home theatre atau ruang karaoke saat ini menjadi trend bagi kebanyakan masyarakat. Mereka memilih menonton "mini' bioskop atau berkaraoke bersama keluarga atau teman-teman dirumah. Selain menghemat biaya, juga bisa kapan saja mau menggunakan. Bagi anda yang ingin membuat sendiri ruang karaoke, yang perlu diperhatikan adalah peredam suara, agar tidak didatangi para tetangga yang terganggu karena anda berteriak-teriak. Sukur kalau suara anda bagus, kalo tidak? :-D

Peredam suara terdiri dari bermacam-macam bahan. Mulai dari bahan murah di pasaran, hingga bahan pabrikan tertentu dengan harga yang mahal. Tapi intinya sama, yaitu menyerap suara, agar gelombang suara tidak diteruskan keluar ruangan, juga tidak terpantul berulang-ulang didalam ruangan.

Untuk bahan peredam hasil pabrikan, anda tinggal mendatangi suplier-suplier yang ada. Atau bisa juga menhubungi kontraktor yang bergerak dalam bidang tersebut. Anda tinggal siapkan dananya, serahkan ke kontraktor, dikerjakan, dan....selesai deh. Hehe...


Namun untuk anda yang senang mengutak-atik, atau berkreasi sendiri, ada bahan murah yang dapat digunakan. Bahan tersebut selain murah juga gampang dicari di pasaran. Bahan itu berupa tempat telur atau tempat buah. Tempat telur dan tempat buah terbuat dari bahan yang lembut, sehingga gelombang suara akan tertangkap dan tereduksi didalamnya. 




Nah, untuk pembuatannya, berikut langkah-langkah yang harus anda lakukan :

1. Bersihkan dinding yang mau ditempeli, terutama dari kotoran debu dan kelembapan.
2. Lapisi dinding yang sudah dibersihkan dengan karpet. Karpet dipasang dengan cara dilem, bisa juga ditambah dengan dipaku agar lebih erat tidak lepas.
3. Tempelkan tempat telur ke karpet menggunakan lem serta paku. Untuk lebih baiknya lagi, tempat telur yag dipasang tidak hanya satu lapis. Jangan lupa, yang perlu dilapisi tidak hanya dinding saja, namun juga plafond ruangan.
4. Untuk menutup celah antar tempat buah, bisa menggunakan selotip kertas.
5. Nah, mulai tahap finishing, anda bisa berkreasi mengenai warna. Oleskan cat dasar berwarna putih ke seluruh permukaan tempat telur yang sudah direkatkan. Jenis cat bermacam-macam, anda tinggal ke toko cat dan bilang cat dasar, pegawai toko pasti mengerti. Pengolesan sebaiknya memakai kuas tangan, karena permukaan yang berkontur tajam, jadi tidak bisa menggunakan rol. Tunggu sampai kering.
6. Langkah selanjutnya adalah 'mewarnai' lapisan tersebut. Terserah anda untuk mewarnainya. Langkahnya sama, oleskan cat warna kesukaan anda, tunggu sampai cat kering.
7. Untuk lantai, anda bisa menggunakan karpet, permadani, atau parquet.
8. Atur perlengkapan video dan audio anda.

Bersiaplah berkaraoke ria!!!! ;-)




3 komentar:

  1. kira" dengan bahan tempat telur saja, itu sudah membuat kedap Ruangan kah ?

    BalasHapus
  2. Kalo tempat telur kena udara lembab apa yang bakal terjadi?

    BalasHapus

Tentang b-arsitek

Blog ini dibuat sebagai wadah bagi penulis, untuk sharing artikel tentang dunia arsitektur. Apa saja yang berhubungan dengan ilmu yang menciptakan dan menata "lingkungan buatan". Didalamnya terdapat artikel-artikel yang memuat perkembangan dunia arsitektur, baik secara lokal maupun internasional, baik skala kecil maupun besar. Juga terdapat opini-opini yang berasal dari berbagai narasumber, termasuk penulis.

Dunia arsitektur sebenarnya sangat luas, karena arsitektur merupakan ilmu terapan yang merupakan ilmu turunan dari berbagai cabang ilmu seperti fisika, kimia, geografi, matematika, dsb. Ilmu-ilmu eksak tersebut kemudian digabungkan dengan seni, sehingga dapat menimbulkan citarasa yang kemudian dikenal dengan arsitektur.

Bagi pembaca, penulis menyediakan ruang untuk berbagi. Apabila mempunyai sesuatu bahan pemikiran, baik berupa opini, ilmu baru, maupun pertanyaan, bisa ikut serta menuliskan artikel yang nantinya akan ditampilkan pada blog ini. Silahkan menghubungi penulis via email.

Semoga blog ini berguna bagi kita semua.
Terimakasih,

Salam,
Penulis